SIDOARJO (RadarJatim.id) — Dalam proses Purnawiyata Angkatan ke 14 siswa kelas 9 SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, pada (21/6/2026) pagi di Gedung SMK Sepuluh Nopember ada yang menarik perhatian seluruh pengunjung.
Adalah Evi Octavia Safitri, siswi kelas 9C berhasil meraih peringkat pertama dalam program tahfidz (hafalan Al-Qur’an) di sekolahnya dengan pencapaian nilai yang sangat memuaskan, yaitu 95.
Tidak tanggung-tanggung, Evi telah berhasil menghafal total 5 juz Al-Qur’an, yang terdiri dari Juz 30, Juz 1, Juz 2, Juz 3, dan Juz 4.
Sehinggi Evi mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Yayasan Pendidikan Purnama yang menaungi SMP dan SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo, Misti Hariasih, SE MM dengan menyerahkan piagam penghargaan dan uang beasiswa.
Usai mendapatkan penghargaan, Evi mengaku seluruh proses hafalan ini dilalui dan selesaikan selama menempuh pendidikan di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, di bawah bimbingan guru tahfidz sekolah.
Program tahfidz ini sendiri merupakan bentuk kerja sama antara pihak sekolah dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo. “Dan saya juga mendapatkan sertifikat resmi yang dikeluarkan langsung oleh Kemenag Sidoarjo,” ungkat Evi.
Di tengah tren generasi masa kini (Gen Z) yang cenderung lebih akrab dengan gawai (handphone), Evi menunjukkan kecintaan yang berbeda. Ia juga mengajak Gen Z untuk menekuni baca Al Qu’ran.
Ia mengaku motivasi terbesarnya muncul karena dirinya memang menyukai aktivitas menghafal Al-Qur’an sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). “Namun, program hafalan secara intensif baru pertama kali saya ikuti saat masuk ke SMP Sepuluh Nopember,” jelasnya.
Perjuangan Evi untuk mencapai 5 juz tentu tidaklah mudah. Ia menceritakan bahwa prosesnya cukup berat, karena setiap hari diwajibkan untuk menyetorkan hafalan minimal 5 ayat kepada guru pembimbing.
“Lumayan sulit banget ya, karena setiap hari harus disetor hafalan minimal 5 ayat. Itu sangat lumayan susah karena agak sedikit mengganggu waktu pelajaran yang lain, tapi tidak apa-apa,” ungkap Evi lagi.
Meski sempat merasa kesulitan membagi waktu, Evi merasakan dampak positif yang luar biasa setelah menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. Ia merasa hatinya menjadi lebih tenang, lebih tertata, dan mampu mengontrol emosi dengan baik.
“Alhamdulillah saya mendapat dukungan penuh dari orang tua, bahkan yang selalu menyimak hafalan saat di rumah. Target berikutnya saya punya impian yang lebih besar, yaitu mengkhatamkan hafalan hingga 30 juz,” harap.
Berkat modal hafalan 5 juz ini, Evi memanfaatkan prestasinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan mendaftarkan diri ke SMA Negeri 2 Sidoarjo melalui jalur prestasi tahfidz.
Menutup perbincangan, Evi mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan dirinya selama 3 tahun bersekolah di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo.
“Alhamdulillah, selain lingkungan dan gurunya yang sangat mendukung, prestasi tahfidz ini membuat saya lebih dikenal luas di lingkungan sekolah,” pungkas Evi sembari senyum riang.(mad)







