• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Jadi Rujukan 25 SMA di Gresik, Smamio Pertegas Komitmen Gerakan Sekolah Resik

by Radar Jatim
1 Oktober 2026
in Pendidikan
0
Jadi Rujukan 25 SMA di Gresik, Smamio Pertegas Komitmen Gerakan Sekolah Resik
8
VIEWS

GRESIK (RadarJatim.id) — Menjaga sekolah tetap bersih bukan sekadar tentang halaman yang bebas sampah atau ruangan yang tertata rapi. Lebih dari itu, sekolah resik adalah tentang membangun kebiasaan, kepedulian, dan karakter yang tumbuh dari seluruh warga sekolah.

Semangat tersebut terasa dalam kegiatan studi tiru 25 SMA se-Kabupaten Gresik terkait program Gresik Sekolah Resik yang menjadikan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) sebagai salah satu rujukan praktik baik. Kegiatan ini menjadi ruang untuk saling belajar, berbagi pengalaman, sekaligus melihat secara langsung bagaimana budaya sekolah resik dibangun dan dijaga secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 29 September 2026.

Sebagai salah satu pilot project Gresik Sekolah Resik, Smamio tidak hanya menunjukkan kondisi lingkungan sekolah yang bersih dan tertata, tetapi juga berbagai kebiasaan dan sistem yang dibangun untuk menumbuhkan kesadaran bersama. Kesadaran itu, mulai dari kebersihan, kerapian, kesehatan, ketertiban, hingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari budaya sekolah sehari-hari.

Kegiatan studi tiru itu juga menjadi momentum bertemunya 25 SMA diKabupaten Gresik untuk saling bertukar pengalaman. Para peserta tidak sekadar datang untuk melihat, tetapi juga berdiskusi dan menggali praktik-praktik yang dapat dikembangkan di sekolah masing-masing, sesuai dengan karakter dan kebutuhannya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, SPd, MM, menyampaikan apresiasi atas komitmen Smamio dalam menjalankan program Gresik Sekolah Resik.

“Sekolah resik bukan hanya berbicara tentang lingkungan yang terlihat bersih. Yang lebih penting adalah bagaimana kebersihan, kerapian, kesehatan, dan ketertiban menjadi budaya yang tumbuh dari kesadaran seluruh warga sekolah. Praktik baik yang dilakukan Smamio ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, MPd, saat dihubungi pada Kamis (1/10.2026) mengatakan, kepercayaan sebagai salah satu pilot project merupakan amanah sekaligus kesempatan bagi sekolah untuk terus berbenah.

“Bagi kami, menjadi tempat studi tiru bukan berarti kami sudah paling baik. Justru ini menjadi kesempatan untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Apa yang kami lakukan mungkin dimulai dari hal-hal sederhana, tetapi ketika dilakukan bersama dan konsisten, akhirnya menjadi sebuah kebiasaan,” tuturnya.

Menurut Ulyatun, keberhasilan program Sekolah Resik tidak semata-mata diukur dari tampilan fisik lingkungan sekolah. Yang lebih penting, katanya, yakni munculnya kesadaran dari setiap individu untuk menjaga lingkungan, tanpa harus selalu diperintah atau diingatkan.

“Ketika siswa sudah terbiasa membuang sampah pada tempatnya, menjaga kerapian, peduli terhadap lingkungan, dan guru, serta tenaga kependidikan memberikan teladan, maka sekolah resik tidak lagi terasa sebagai sebuah program. Ia sudah menjadi bagian dari karakter sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Sekolah Resik Smamio, Sa’roni, MPd, menjelaskan, membangun budaya sekolah resik membutuhkan proses yang dilakukan secara konsisten.

“Sekolah resik bukan pekerjaan satu atau dua orang. Ini gerakan bersama. Karena itu, seluruh warga sekolah harus dilibatkan. Ada pembiasaan, pembagian tanggung jawab, pengawasan, dan evaluasi. Yang kami harapkan bukan sekolah yang hanya terlihat bersih ketika ada kunjungan atau penilaian, tetapi lingkungan yang memang terjaga setiap hari,” jelasnya.

Menurut Sa’roni, keterlibatan seluruh warga sekolah menjadi kunci agar program tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ketika setiap orang merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah, budaya resik akan tumbuh secara lebih kuat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Smamio berharap praktik baik yang telah dibangun dapat memberikan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Gresik. Setiap sekolah tentu memiliki karakter dan tantangan yang berbeda, tetapi semangat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman, tertib, dan menyenangkan dapat terus dibangun bersama.

Bagi Smamio, lanjutnya, menjadi bagian dari Gresik Sekolah Resik bukan sekadar tentang menjadi sekolah rujukan. Lebih dari itu, ini adalah tentang menjaga kebiasaan baik agar terus hidup dan menjadi bagian dari keseharian seluruh warga sekolah. Sebab, sekolah yang resik tidak lahir dalam satu hari. Ia tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan bersama, terus-menerus, hingga akhirnya menjadi budaya dan karakter. (sha)

Tags: Gerakan Sekolah ResikPertegas KomitmenRujukan 25 SMASmamio

Related Posts

Gandeng Kemenag Gresik, Smamio Bekali Siswanya Sebelum Nikah

Gandeng Kemenag Gresik, Smamio Bekali Siswanya Sebelum Nikah

by Radar Jatim
21 Mei 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) — Memasuki fase transisi...

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Raih Predikat Sekolah Berintegritas di Jatim

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Raih Predikat Sekolah Berintegritas di Jatim

by Radar Jatim
4 Mei 2026
0

SURABAYA (RadarJatim.id) -- Pemerintah Provinsi...

Siswa SMA Muhammadiyah 10 Gresik Sabet 2 Juara ‘Best Idea Innovation’ dan ‘Best Group’ di Korea Youth Summit 2026

Siswa SMA Muhammadiyah 10 Gresik Sabet 2 Juara ‘Best Idea Innovation’ dan ‘Best Group’ di Korea Youth Summit 2026

by Radar Jatim
7 Februari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Prestasi membanggakan...

Load More

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Padati Alun-alun Tugu Malang, Dukung MBG Menuju 82 Juta Penerima Manfaat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Ketenagakerjaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Peternakan
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In