SIDOARJO (RadarJatim.id) — Peminat LPBB (Lomba Peraturan Baris Berbaris) yang diselenggarakan oleh SMK Krian 1 Sidoarjo bertemakan ‘LPBB Keris se Nusantara 2026’ untuk jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA secara nasional sangat antusias.
Pihak panitia dengan tegas harus menutup pendaftaran, karenanya kuotanya sudah ditentukan sebanyak 120 tim. Prosesi pembukaan telah dilakukan pada (4/4/2026) pagi di halaman tengah SMK Krian 1 Sidoarjo, dan dipimpin langsung oleh Waka Bidang Humas SMK Krian 1 Sidoarjo Akhmad Robby, S.Kom.
Menurutnya, kompetisi ini mendapatkan sambutan yang sangat hangat luar biasa dari berbagai sekolah, antusiasme peserta justru melonjak tajam.

Begitu tingginya minat pendaftar dari sekolah-sekolah tingkat SMP secara nasional, pihak panitia tidak berani menambah, karena keterbatasan waktu, sasara dan prasarana serta menjaga kondisi kesibukan panitia. Makanya terpaksa menutup pendaftaran lebih awal karena kuota yang disediakan telah terpenuhi dalam waktu singkat.
Untuk memastikan persaingan yang sehat dan merata, panitia menerapkan aturan ketat dalam kepesertaan. Setiap sekolah hanya diperbolehkan mengirimkan satu tim terbaiknya. Setiap regu atau tim terdiri dari kurang lebih 20 siswa, yang akan beradu formasi dan kekompakan di hadapan dewan juri.
LPPB Keris 2026 bukan sekadar lomba baris-berbaris, melainkan simbol kebangkitan pembinaan karakter generasi muda melalui kedisiplinan dan kerja sama tim. “Dengan suksesnya acara ini, diharapkan kegiatan ini dapat kembali menjadi agenda rutin tahunan yang dinanti-nantikan oleh para patriot muda di seluruh Indonesia,” harap Pak Robby_sapaan akrabnya.
Menurut Muhammad Alfan selaku penanggungjawab kegiatan, menjelaskan kalau tujuan dari LPBB ini bukan sekadar baris-berbaris. “Pertama, kami ingin menjaga silaturahmi antar satuan LPBB, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga Purna,” ujarnya.
“Selain itu tujuan utamanya adalah untuk melaksanakan program kerja sekolah ( SKARISA Fest. 2026). Juga untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab dan memupuk persatuan serta jiwa sportivitas. Tidak memungkiri bahwa lomba ini merupakan ajang gengsi yang positif antar sekolah,” katanya.
Mengingat kegiatan Paskibra atau LPBB identik dengan kedisiplinan tinggi, maka setiap sekolah dituntut untuk menampilkan performa terbaik mereka demi menjaga nama baik almamater di hadapan juri, dan peserta lainnya.

Antusiasme peserta pada tahun ini tergolong sangat tinggi, peminatnya hingga Semarang, Banten, Serang, Bogor, dan sekitar Jawa Timur dan Sidoarjo sendiri. Tercatat sebanyak 120 tim yang berpartisipasi, mencakup kategori SD, SMP, hingga SMA/SMK/MA.
“Jumlah ini sebenarnya sudah dibatasi oleh pihak panitia. Jika tidak ada pembatasan, jumlah peserta diprediksi bisa membludak jauh melampaui angka tersebut,” pungkasnya.(mad)







