SIDOARJO (Radarjatim.id) — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh peneliti muda tingkat sekolah menengah pertama. Dialah Pasangan siswa SMP Al Falah Darussalam, Muhammad Apta Wibisana dan Mira Masyita Rasyid, sukses meraih Medali Emas dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Capaian manis ini mempertegas tradisi riset di SMP Al Falah Darussalam Tropodo Waru Sidoarjo menunjukkan kualitas sekolah yang diperhitungkan.
Kemenangan di OPSI 2026 sekaligus menjadi medali emas kedua yang diraih sekolah secara berturut-turut, menyamai kesuksesan yang telah dirintis pada OPSI 2025 lalu.
Pada gelaran tahun ini, SMP Al Falah Darussalam berhasil meloloskan dua tim terbaiknya hingga babak puncak nasional,
Tim 1 (Bidang IPS), Muhammad Apta Wibisono dan Mira Masyita Rasyid (Pembimbing, Ustadz Ruhaiman, S.Hum., MEI.), yang berhasil Meraih Medali Emas.
Tim 2 (Bidang IPT), Nico Albie Rahmatdhana dan Ahmad Zavier Ihsan (Pembimbing, Ustadzah Raudhatul Ilmiyah, S.Pd.)
Kedua tim telah melewati persaingan ketat menyisihkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Dari ribuan pendaftar, panitia menyaring 60 finalis terbaik tingkat SMP (masing-masing 20 finalis untuk kategori IPA, IPS, dan IPT) yang berlaga berdampingan dengan 125 tim finalis tingkat SMA/sederajat.
Perjalanan Ketat Menuju Tangga Juara
Rangkaian babak final OPSI 2026 berlangsung padat dan kompetitif sejak 24 hingga 29 September 2026.
Agenda diawali dengan proses registrasi dan penataan booth pameran karya pada hari pertama. Pada hari kedua, acara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’thi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya integritas bagi para peserta.
”Jujur adalah Juara. Penelitian yang dilakukan siswa hari ini merupakan pijakan awal untuk melahirkan Generasi Emas Indonesia,” tegas Prof. Abdul Mu’thi di hadapan para peserta.
Usai pembukaan, agenda langsung dilanjutkan dengan penjurian booth serta presentasi singkat. Memasuki hari ketiga, tahap paling krusial dan menantang, para finalis diuji melalui sesi presentasi mendalam serta wawancara komprehensif untuk mempertanggungjawabkan hasil riset mereka di hadapan dewan juri.
Tak berhenti pada riset utama, para peserta juga ditantang dalam ajang Research Idea Challenge (RICh) pada hari berikutnya.
Di sesi ini, seluruh peneliti muda dituntut memecahkan masalah secara spontan, menuangkannya ke dalam bentuk infografis atau mind map, dan mempresentasikannya dalam durasi terbatas.
Selain kompetisi individu dan tim, program Bina Talenta Indonesia turut menguji kemampuan adaptasi siswa. Para peserta diacak ke dalam kelompok lintas sekolah dan daerah untuk menyelesaikan berbagai tantangan bersama, mengasah semangat kolaborasi di tengah iklim kompetisi yang ketat.

Puncak acara penganugerahan menjadi momen paling emosional. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat nama Muhammad Apta Wibisana dan Mira Masyita Rasyid diumumkan sebagai peraih Medali Emas OPSI 2026 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Kepala SMP Al Darrusalam Sidoaro, Ustad Jumain mengungkapkan keberhasilan mempertahankan predikat juara bertahan membuktikan konsistensi SMP Al Falah Darussalam dalam membina iklim penelitian sejak dini.
“Dukungan penuh dari pihak sekolah, peran aktif guru pembimbing, serta komitmen orang tua menjadi fondasi utama lahirnya inovasi-inovasi ilmiah muda yang diakui di tingkat nasional,” ungkapnya pada (30/9/2026) pagi.
“Alhamdulillah rasa syukur, bangga dan bahagia atas capaian medali emas yang di raih tim SMP Al Falah Darussalam di ajang OPSI 2026. Semoga memberikan motivasi inspirasi bagi generasi muda untuk selalu berkarya dan berinovasi,” doa Ustad Jumain.(mad)







