GRESIK (RadarJatim.id) – Jangan kaget jika Anda melintas di kawasan atau lingkungan RW 05 Perumahan Griya Karya Giri Asri (GKGA) Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur ini. Dalam dua hingga tiga bulan terakhir, lingkungan di empat RT yang dibawahkan RW 06 ini nampak asri, bersih, seger, dan nyaman dipandang.
Di bawah koordinasi Kelompok Masyarakat (Pokmas) ‘Pelita Erwe Limo’, para warga di RT 01, 02, 03, dan 04 di bawah RW 05, berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang asri, sejuk, indah, nyaman dipandang, dan yang terpenting mampu menopang sektor pangan pada kebutuhan mereka sehari-hari.
Tak heran di depan rumah dan hamparan tanah kosong, kini tumbuh aneka tanaman, baik bunga, tanaman obat keluarga (TOGA), juga beragam sayuran, termasuk kolam lele. Obsesi mereka, selain menjaga kelestarian lingkungan, dari berbagai tanaman yang nampak ijo royo-royo tersebut, kebutuhan sehari-hari warga bisa tertopang.
“Insya Allah dalam dua bulan mendatang, manfaat nyata dari kerja warga ini Sudah bisa dinikmati hasilnya,” ungkap Ketua Pokmas Pelita Erwe Limo, yang juga Ketua RW 05, Agung Suprayitno, saat mendampingi warga bercocok tanam di lingkungan RT 01, Jumat (5/6/2026).
Dikatakan, ada misi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim yang terjadi belakangan ini. Karena itu, selain Gerakan penghijauan lingkungan, program komunitas iklam (proklim) dan pelatihan adaptasi-mitigasi ini, juga menyasar Upaya ketahanan pangan. Untuk ketahanan pangan, kata Agung, fokus pada penanaman aneka sayur, palawija, tanaman obat, juga ada budi daya lele.
“Untuk ke depannya jika produksi sudah banyak, selain untuk mencukupi kebutuhan internal warga RW 05, juga untuk didistribusikan ke masyarakat umum,” tambah Agung.
Ia menambahkan, secara berkala pihaknya terus meningkatkan partisipasi warga untuk peduli lingkungan dengan cara merawat tanaman di lingkungan masing-masing. Diharapkan, apa yang dilakukan Pokmas yang dipimpinnya, bisa menginspirasi RW lain, terutama di Perumahan GKGA.
Komitmen penciptaan lingkungan yang asri dan produktif ini memang tidak kaleng-kaleng. Dalam praktiknya, secara periodik Pokmas ini mendapatkan pendampingan dari Yayasan Elang Khatulistiwa, LSM Lingkungan, bahkan mendapat support dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Smelting.
“Target kami, bisa menciptakan lingkungan yang mandiri dalam penghijauan dan ketahanan pangan dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim. Beberapa tanaman yang sudah ada, di antaranya, manisa, kacang panjang, Lombok atau cabai, terong, tomat, juga ada lele. Kami berharap istiqamah warga bisa terus terjaga,” tandas Agung.
Sementara Pembina Pokmas Pelita Erwe Limo, Suswanto, merasa bangga dengan kekompakan dan semangat gotong-royong warganya untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang asri, seger, dan nyaman, serta menopang aspek ketahanan pangan warga.
“Saya mengapresiasi atas kekompakan dan keguyuban warga yang sadar dengan keberadaan lingkungan masing-masing. Ini anak-anak PAUD dari KB-TK Pelangi di Kedanyang ini tertarik untuk menjadikan lingkungan kami sebagai sarana edukasi atau pembelajaran mereka di luar kelas. Moga-moga ke depan kinerja Pokmas ini terus meningkat dan mempu mewujudkan obsesi menciptakan lingkungan yang asri dan produktif.” pungkas Suswanto. (har)






