KEDIRI (RadarJatim.id) – Keluarga Tri Sutrisno (30), warga Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, sempat mendapat kabar, bahwa pria tersebut ditemukan dalam kondisi hidup setelah kecelakaan KMP Virgo Transport 8.
Namun, kabar itu ternyata tidak sesuai dengan data resmi yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hingga Jumat (25/9/2026), kepastian keberadaan Tri masih belum diketahui.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan, informasi mengenai Tri yang disebut telah ditemukan, ternyata keliru.
“Belum. Ternyata informasi itu keliru, tidak sama dengan laporan yang ada,” kata Ariyanto, Jumat (25/9/2026).
BPBD, kata Ariyanto, memilih tidak mengambil kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Pihaknya menjadikan Basarnas sebagai sumber informasi resmi dalam memantau perkembangan pencarian.
“Kita lihat rilis dari Basarnas saja. Dari sini kami tidak bisa memberikan informasi. Kami satu sumber komunikasinya dari Basarnas,” ujarnya.
BACA JUGA:
- Jenazah Aditya Korban KMP Virgo 8 Tiba di Rumah Duka Puncu
- Keluarga Aditya Korban KMP Virgo 8 Terima Santunan Rp 70 Juta
Menurut Ariyanto, keberadaan seseorang baru dapat dinyatakan ditemukan apabila nama korban telah masuk dalam data resmi pencarian.
“Salah beritanya. Tapi kami tetap berpegangan pada data dari Basarnas saja. Karena kalau tidak masuk dalam daftar, berarti belum ditemukan,” katanya.
Adiknya telah dipulangkan
Di tengah penantian tersebut, keluarga justru telah menerima kepulangan jenazah Aditya Firmansyah (19), adik Tri. Aditya merupakan kernet truk yang berada di KMP Virgo Transport 8 bersama Tri. Keduanya warga Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu.
Diketahui, KMP Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026). Jenazah Aditya berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Kalimantan Selatan dan dipulangkan ke Kediri. Jenazah tiba di rumah duka di Desa Manggis, Jumat sekitar pukul 09.55 WIB.
Kedatangan jenazah disambut keluarga dan warga. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, Kapolres Kediri beserta sejumlah pejabat utama Polres Kediri juga hadir di rumah duka. Jenazah kemudian disemayamkan dan disalatkan sebelum dimakamkan di TPU setempat.
Sementara itu, kepastian mengenai Tri masih menjadi penantian keluarga. BPBD Kabupaten Kediri memastikan informasi mengenai perkembangan pencarian akan mengikuti data resmi Basarnas. (rul)







