SIDOARJO (RadarJatim.id) – Setelah melakukan silaturahim politik ke Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia ((DPC PDI-P) Sidoarjo di jalan Jati Selatan IV No.10, Babatan, Jati, Kecamatan Sidoarjo pada Rabu (28/10/2026) lalu.
DPC Partai Gerindra Sidoarjo mulai melakukan pendekatan terhadap partai politik (parpol) yang memiliki fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo. Sudah ada 2 parpol yang mengaku dihubungi oleh petinggi partai berlambang kepala garuda tersebut, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
H. Bangun Winarso, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Sidoarjo membenarkan bahwa pihaknya telah dihubungi salah satu petinggi Gerindra yang berencana akan melakukan silaturahim ke Kantor DPD PAN Sidoarjo yang berada di perumahan Taman Tiara Sidoarjo.
“Sudah! Kami sudah dihubungi terkait (silaturahim Gerindra, red) itu,” kata Bangun saat ditemui oleh awak media di ruang Komisi D DPRD Sidoarjo, Jum’at (30/10/2026) kemarin.
Dalam komunikasi awal itu, petinggi Gerindra mengusulkan jadwal silaturahim pada 2 November 2026, namun belum ada jadwal yang cocok. Setelah dilakukan komunikasi lanjutan, pertemuan akhirnya dijadwalkan pada 10 November 2026 nanti.
“Kalau tidak ada aral melintang, Insya’ Allah acara tersebut akan berlangsung pada 10 November (2026, red), tepat dengan peringatan Hari Pahlawan,” ucapnya.
Wakil Ketua (Waketu) Komisi D DPRD Sidoarjo belum bisa menjelaskan ihwal atau materi pembahasan dalam acara silaturahim politik yang digagas oleh partai besutan Prabowo Subianto tersebut.
Meskipun belum diketahui agenda atau isu yang dibawa oleh Gerindra dalam acara silaturahim nanti, DPD PAN Sidoarjo akan selalu terbuka menerima kunjungan dari siapapun dan parpol manapun yang ingin bertamu ke tempatnya.
“Intinya, kalau ada orang bertamu, ya kita terima dengan ramah. Tentang bagaimana dan seperti apa, belum. Termasuk materi yang akan dibicarakan dalam pertemuan,” ujarnya.
Menurut Bangun bahwa dalam pertemuan nanti, hendaknya difokuskan pada penyelesaian program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo yang telah direncanakan.
Sisa masa pemerintahan saat ini perlu dimanfaatkan untuk menuntaskan target-target yang telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sidoarjo.
“Yang penting sisa waktu pemerintahan sekarang itu, kita tuntaskan dengan sebaik-baiknya. Artinya, semua target yang sudah dicanangkan di RPJMD sebisa mungkin direalisasikan,” terangnya.
Indikator pembangunan yang belum tercapai perlu dipercepat dengan tetap memperhatikan efektivitas dan efisiensi anggaran. Terlebih kemampuan keuangan daerah menghadapi penyesuaian, karena berkurangnya transfer dari pemerintah pusat.
PAN juga menyoroti sejumlah program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang menurutnya harus direalisasikan, antara lain peningkatan kesejahteraan kader, layanan kesehatan, bantuan bagi guru swasta dan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta pembangunan minimal 2 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam 1 tahun.
“Kebutuhan fasilitas kesehatan di Sidoarjo masih perlu mendapat perhatian. Saat ini terdapat 31 Puskesmas, sedangkan jumlah idealnya sekitar 70 Puskesmas,” urainya.
Hal senada juga disampaikan oleh H. Rizza Ali Faizin, Ketua DPC PKB Sidoarjo yang mengaku juga sudah dihubungi oleh petinggi DPC Partai Gerindra Sidoarjo perihal silaturahim tersebut. Namun, ajakan silaturahim itu baru disampaikan secara informal.
“Sudah mas, saat ketemu diruang Komisi A (DPRD Sidoarjo, red). Namun, hingga kini belum ada surat resmi yang masuk ke DPC (PKB Sidoarjo, red),” sampainya.
Karena belum menerima surat resmi dari DPC Parati Gerindra Sidoarjo, pihaknya juga belum menggelar rapat internal untuk membahas ajakan silaturahim tersebut. Komunikasi yang dilakukan masih sebatas penjajakan. Waktu pelaksanaan dan agenda pertemuan pun belum diketahui.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo menuturkan bahwa PKB merupakan partai yang inklusif dan terbuka terhadap siapapun yang ingin bersilaturahim, termasuk jajaran pengurus Partai Gerindra Sidoarjo
Menurut Kepala Satuan Koordinator Wilayah Bantuan Ansor Nahdlatul Ulama Jawa Timur (Kasatkorwil Banser NU Jatim) itu bahwa hal yang paling penting dari pertemuan tersebut adalah adanya manfaat yang bisa diberikan bagi masyarakat Sidoarjo dan warga Nahdliyin.
“PKB partai terbuka, siapa pun monggo bersilaturahim. Kita terbuka lebar untuk siapapun, asal bertujuan untuk kebaikan dan kemajuan Sidoarjo,” tuturnya.
Gencarnya silaturahim politik dari Partai Gerindra Sidoarjo ini mencuri perhatian dari masyarakat yang beberapa waktu lalu, suasana politik di kota udang ini sempat adem ayem.
Tiada angin tiada hujan, tiba-tiba Gerindra menggelar silaturahim politik ke Kantor DPC PDI-P Sidoarjo yang dilakukan secara tertutup. Dan, diketahui telah melakukan komunikasi politik dengan DPD PAN serta DPC PKB Sidoarjo.
Tentu saja, silaturahim politik Partai Gerindra ini menimbulkan beberapa pertanyaan ditengah-tengah masyarakat, apalagi setelah munculnya pernyataan ‘awan bengi tetep ngeloni ijo’ dari Bupati Subandi dalam peringantan Hari Lahir (Harlah) PKB ke 28 tahun di salah satu pusat perbelanjaan pada September 2026 lalu.
Tidak hanya itu saja, silaturahim politik Partai Gerindra ini juga dikait-kaitkan dengan rencana pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sidoarjo Tahun Anggaran (TA) 2027 pada pertengahan November 2026 ini. Karena acara silaturahim difokuskan kepada parpol-parpol yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Sidoarjo. (mams)








