SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP YPM 2 Sukodono sukses menggelar acara Purnasiswa ke 48 tahun ajaran 2025/2026, dimanfaatkan sekaligus untuk mengapresiasi para siswa kelas 9 yang telah berhasil menyelesaikan masa pendidikan selama 3 tahun, lulus 100 persen dengan tepat waktu tanpa hambatan.
Prosesi Purnasiswa ke 48 tersebut telah dilaksanakan pada (11/6/2026) pagi di Gedung Anugerah Gusti Komplek YPM Ngelom Taman Sidoarjo, dihadiri oleh Ketua YPM Sidoarjo Ahmad Makki, ST MT yang langsung memberikan apresiai, bahwa SMP YPM 2 Panjunan Sukodono memiliki keunggulan sistem pendidikan yang telah mencapai level internasional.
Oleh karena itu, ia meminta para lulusan agar tidak merasa minder dalam bersaing dengan sekolah lain. Menurutnya, hal yang sering kali kurang dari para siswa hanyalah rasa percaya diri, padahal mereka telah digembleng di sebuah lembaga yang menyiapkan sistem dengan sangat baik.
Dalam sambutannya, Ahmad Makki menegaskan kalau SMP YPM 2 Sukodono dinilai selangkah lebih maju, bahkan jika dibandingkan dengan tren pendidikan di luar negeri. Ada dua program unggulan sekolah yang diterangkan, yakni Hutan Miyawaki (Program Lingkungan), yang merujuk pada sistem pendidikan di Finlandia, negara rujukan pendidikan terbaik dunia, di mana siswa diarahkan untuk bersentuhan langsung dengan alam.

“SMP YPM 2 Sukodono dinilai telah mendahului sekolah lain di Indonesia dalam menerapkan program lingkungan ini,” katanya.
Ia juga menerangkan tentang program penguatan kedekatan dengan orang tua. Program ini sejalan dengan kebijakan prioritas yang saat ini sedang diteliti selama 6 bulan di Australia, yaitu untuk mereduksi dampak negatif kecanduan HP pada anak usia sekolah. “SMP YPM 2 Sukodono tercatat telah lebih dulu menerapkan langkah ini untuk membangun hubungan emosional yang kuat antara anak dan orang tua,” terangnya.
“Jadi secara pamor dan kualitas, visualisasi pembukaan acara Purnasiswa ke 48 tadi SMP YPM 2 Sukodono bahkan bisa disandingkan dengan kemegahan tayangan Purnasiswa SMA Teladan Yogyakarta, yang dikenal sebagai salah satu SMA unggulan,” ungkap Ahmad Makki.
“Jadikan belajar sebagai sebuah kebutuhan, bukan sebuah paksaan. Komunikasi yang positif, jalinan persahabatan, dan kegiatan positif akan menjadi kunci kenikmatan masa depan,” pesannya.
Sebelumnya Kepala SMP YPM 2 Sukodono Lailatul Mufidah, S.Ag M.Pd.I juga menyampaikan pesan kuat agar para lulusan yang berbahagia tidak terlena di masa muda. Para siswa diingatkan bahwa masa muda adalah periode yang rawan jika tidak diisi dengan giat belajar.

“Kalau kalian ingin sukses, maka paksa kalian untuk belajar. Paksa dirimu untuk mau mengikuti perkembangan zaman, paksa dirimu untuk mau ikut nilai-nilai positif yang ada di zaman ini,” tegasnya.
Paksa dijabarkan sebagai sebuah formula kesuksesan yang terdiri dari lima huruf kekuatan, yait Pray-doa, Attitude-etika, Knowledge-Ilmu pengetahuan, Skill dan Action, yakni harus ada tindakan nyata. “Ketika kalian punya ilmu pengetahuan, punya skill, tapi tidak mau action, sama dengan omdo, omong doang,” tegas Lailatuf Mufidah.(mad)







