SIDOARJO (RadarJatim.id) — Langkah inovatif ditunjukkan oleh SMP Negeri 1 Sedati dan SMK Negeri 1 Jabon dalam mendukung kreativitas serta kemandirian siswa.
Kedua sekolah resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Jumat (11/9/2026) pagi untuk membekali para siswa keterampilan membatik.
Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Sedati, Ratna Diyah Mustikawati, S.Pd., M.Pd., sebagai pihak pertama, dan Kepala SMK Negeri 1 Jabon, Nur Faridah Ilmianah, S.Kom., M.T., sebagai pihak kedua.
Melalui kolaborasi ini, para siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Sedati diajak untuk mencetuskan karya seragam batik mereka sendiri melalui program inovasi bertajuk SABAKARYA (Seragam Batik Karya Siswa).
Kepala SMP Negeri 1 Sedati, Ratna Diyah Mustikawati, menjelaskan bahwa pendampingan dari SMK Negeri 1 Jabon mencakup seluruh tahapan konsep dan proses pembuatan batik secara mendalam.
Pelatihan Desain dan Mencanting, guru dan siswa dari SMK Negeri 1 Jabon terjun langsung menghadiri beberapa kali sesi pelatihan di SMP Negeri 1 Sedati.
Mereka mendampingi para siswa dalam membuat motif, memindahkan desain ke atas kain, hingga proses mencanting.
Termasuk juga Pendampingan Teknis, yakni guru SMP Negeri 1 Sedati turut mendampingi para siswa secara intensif pada proses pembuatan motif, pewarnaan awal, hingga teknik nembok (menutup bagian kain dengan malam).
”Hingga Finishing Profesional, tahapan akhir yang membutuhkan teknik khusus, yakni proses pelorotan lilin (malam) serta pewarnaan dasar kain, ditangani langsung oleh tim dari SMK Negeri 1 Jabon,” jelas Bu Ratna_sapaan akrabnya.

Melalui program SABAKARYA, seluruh siswa kelas 7 tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar teori, tetapi juga rasa bangga karena dapat mengenakan batik hasil karya tangan mereka sendiri.
“Kolaborasi antar-satuan pendidikan ini diharapkan menjadi tolok ukur pembelajaran berbasis proyek yang menginspirasi sekolah-sekolah lain di Sidoarjo,” harap Bu Ratna.(mad)








