SIDOARJO (RadarJatim.id) – Dukungan terhadap pencalonan Rektor Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA), dr. Hidayatullah, Sp.N., untuk maju sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo terus mengalir.
Kali ini, dukungan dan deklarasi disampaikan oleh Rois Syuriyah beserta jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Taman. Serta para Pimpinan Lembaga MWC NU Taman.
Deklarasi dukungan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat UMAHA, Kamis (5/11/2026), dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan.
Pertemuan yang diwarnai semangat ukhuwah Nahdliyah itu menjadi bentuk dukungan moral sekaligus restu terhadap langkah dr. Hidayatullah untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan NU di Kabupaten Sidoarjo.
Wakil Rois Syuriyah MWC NU Taman, KH. Ali Imron, secara tegas menyampaikan restu dan dukungan penuh, bahkan menyatakan dukungannya seratus persen kepada dr. Hidayatullah.
Namun, ia berpesan agar niat dan tujuan pencalonan senantiasa dilandasi ketulusan serta keikhlasan dalam mengabdi kepada organisasi dan umat.
Menurutnya, jabatan dalam organisasi Nahdlatul Ulama bukanlah sekadar kedudukan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan orientasi kemaslahatan.
“Sesuai pesan Rois Syuriyah MWC NU Taman, K.H. Ahmad Jazuli Sholeh, kami memberikan restu dan dukungan seratus persen kepada dr. Hidayatullah untuk maju sebagai calon Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo,” pesannya.
Namun, yang paling utama adalah niatnya harus benar-benar tulus dan ikhlas, semata-mata li i’la’i kalimatillah wa limaslahatil ummah, untuk meninggikan kalimat Allah dan kemaslahatan umat.
“Jangan sampai pencalonan ini hanya berorientasi pada jabatan, tetapi harus benar-benar diniatkan sebagai jalan pengabdian,” pesan KH. Ali Imron.
Sementara itu, dr. Hidayatullah, Sp.N., menyambut baik dukungan dan restu yang diberikan oleh Rois Syuriyah serta jajaran Pengurus MWC NU Taman.
Baginya, dukungan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah moral yang harus disikapi dengan penuh kerendahan hati dan tanggung jawab.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya atas restu serta dukungan yang diberikan,” ucapnya.
Lanjutnya, bagi saya, ini bukan sekadar dukungan terhadap sebuah pencalonan, melainkan amanah dan pengingat bahwa setiap langkah dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama harus dilandasi niat yang lurus, ketulusan, dan keikhlasan.
“Jika memang diberikan kepercayaan dan kesempatan, saya ingin menjadikan pengabdian ini sebagai ikhtiar bersama untuk membesarkan NU, memperkuat persatuan, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat Sidoarjo,” ungkap dr. Hidayatullah.
Dukungan serupa disampaikan Ketua MWC NU Taman, Ustadz Ahmad Syafi’i. Ia menegaskan bahwa dukungan organisasi dan para pengurus harus diikuti dengan kesiapan kandidat dalam memenuhi seluruh ketentuan organisasi yang berlaku.
“Kami mendukung dr. Hidayatullah untuk maju sebagai calon Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo. Harapan kami, beliau segera mempersiapkan dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi maupun ketentuan organisasi yang diperlukan untuk pencalonan,” harapnya.
“Sebab, selain dukungan dan restu, kesiapan serta pemenuhan mekanisme organisasi juga menjadi hal penting agar seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku,” harap Ustadz H. Ahmad Syafi’i.
Baginya, momentum ini diharapkan tidak berhenti pada deklarasi dukungan semata, tetapi menjadi awal dari ikhtiar bersama untuk memperkuat khidmat dan kontribusi Nahdlatul Ulama bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban. Setelah penyampaian deklarasi dan pernyataan dukungan, acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Wakil Rois Syuriyah MWC NU Taman, KH. Ali Imron.(mad)







