SIDOARJO (RadarJatim.id) — Guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan menggeser paradigma edukasi dari sekadar hafalan menuju pemahaman yang mendalam. Terapkan Deep Learning.
SMA Negeri 1 Gedangan, SMA Negeri 1 Porong dan SMA Negeri 1 Taman kerja bareng menggelar Workshop untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru SMA dan SMA se Sidoarjo, penerapan Deep Learning.
Workshope yang mengambil tema ‘Implementasi Model Pembelajaran Deep Learning’ dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, M.Pd , pada (19/8/2026) di pagi di Aula SMA Negeri 1 Gedangan.
Dihadiri sekitar 300 perwakilan pendidik dari berbagai satuan pendidikan menengah di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Pihak penyelenggara telah menghadirikan dua narasumber yang mumpuni di bidangnya, yakni Prof. Dr. Mustaji, M.Pd selaku Kaprodi S3 Teknologi Pendidikan Unesa dan Prof Dr. Hartono M.Si selaku Dosen UNIPA Surabaya.
Selaku tuan rumah, Kepala SMA Negeri 1 Gedangan, Dr. Imam Jawahir, S.Pd MM menegaskan kalau workshop ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai pendidikan yang dirindukan murid.
“Semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, nantinya bisa belajar lebih menyenangkan dan belajar sepanjang hayat,” harap Imam Jawahir.
Dalam sesi pemaparannya, Koordinator Program Studi S3 Teknologi Pendidikan Unesa, Prof. Mustaji, menekankan pentingnya penguasaan konsep dasar model pembelajaran sebelum guru menerapkannya di kelas.
Ia mengutip pemikiran pakar pendidikan Joyce d Wells, menjelaskan, bahwa model pembelajaran merupakan kerangka konseptual dan prosedural yang disusun secara sistematis, sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar demi mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
Prof. Mustaji memaparkan unsur-unsur utama yang wajib dipahami oleh setiap pendidik dalam merancang model pembelajaran. “Mulai dari Sintaks, Sistem Sosial, Prinsip Reaksi, Sistem Pendukung, juga dampak pengiring,” jelasnya.

Untuk mengakomodasi keberagaman karakteristik siswa dan mata pelajaran di tingkat SMA/SMK, Prof. Mustaji juga memaparkan berbagai pilihan model pembelajaran inovatif yang relevan.
Poin krusial yang menjadi penutup materi Prof. Mustaji adalah mengenai filosofi pemilihan model pembelajaran dalam pendekatan Deep Learning.
“Prinsip utamanya adalah ‘Tidak ada satu model pembelajaran yang paling unggul untuk mencapai tujuan pembelajaran'” tegas Prof. Mustaji.(mad)






