GRESIK (RadarJatim.id) — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau lokasi bencana angin puting beliung di 2 desa di Kecamatan Cerme, Senin (9/1/2023). Wilayah Kecamatan Cerme kali pertama ditinjau, karena kondisinya paling parah ketimbang kawasan lain di wilayah Kabupaten Gresik yang terdampak bencana yang terjadi pada Sabtu (7/1/2023) lalu.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Yani juga menyerahkan bantuan uang tunai dari Pemerintah Kabupaten Gresik dan instansi lainnya. Di antaranya dari Real Estat Indonesia (REI), serta bantuan sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan PMI Gresik.
Lokasi pertama yang didatangi Bupati Yani adalah Desa Wedani. Desa penghasil kerajinan tenun kualitas ekspor ini diporak-porandakan angin puting beliung. Akibatnya, sebanyak 108 rumah mengalami kerusakan dan memerlukan perbaikan agar layak huni.
Selepas Desa Wedani, Bupati Yani bersama Kapolres Gresik Mochamad Nur Aziz dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, serta rombongan bergeser ke Desa Gedangkulut. Desa Gedangkulut merupakan lokasi terparah yang diterjang puting beliung. Tercatat sebanyak 216 rumah warga mengalami kerusakan.
Berada di wilayah terdampak, Bupati Yani tidak canggung membaur dengan warga. Dengan sigap ia memasuki satu per satu rumah warga terdampak, dan memberikan dukungan moral disamping memberikan bantuan.
“Alhamdulillah hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama REI bisa memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat terdampak bencana puting beliung. Semoga lewat sinergi ini mampu meringankan beban masyarakat,” ungkap Bupati Yani.
Di Desa Gedangkulut, Bupati Yani sempat meninjau kondisi rumah Bu Semi, warga terdaftar PKH yang juga menjadi korban bencana puting beliung. Di sini, Bupati Yani juga memberikan bantuan dan suntikan moral kepada pemilik rumah.
Selepas meninjau rumah warga terdampak, Bupati Yani berkoordinasi dengan Camat Cerme Umar Hasyim dan kepala desa untuk kesiapsiagaan dalam proses renovasi rumah warga. Harapannya, dengan sinergi yang apik antara Pemkab Gresik dengan TNI /Polri dan berbagai pihak bisa mempercepat pemulihan duka masyarakat. (sto)