SIDOARJO (RadarJatim.id) — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mematangkan penerapan konsep pentahelix dalam pembangunan daerah, terutama untuk insan pendidikan.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana di hadapan ratusan warga dan tenaga pendidik, saat menghadiri Gebyar HUT Kemerdekaan ke-81 RI TPI Sabilillah di Area Parkir Barat Stadion Gelora Delta Sidoarjo (GDS), Sabtu (29/8/2026) pagi.
Ia menyebutkan Pentahelix adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan insan pendidikan dan media, bisa menjadi benteng utama dalam membentuk karakter generasi penerus di tengah arus perubahan.
Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan dan media.
“Kemerdekaan saat ini kita maknai dengan membangun kedekatan dengan masyarakat dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk bersama-sama merayakannya. Hal ini juga menjadi upaya memperkuat sinergi lintas sektoral, khususnya antara pemerintah daerah dan insan pendidikan,” jelasnya Mimik.
Lebih lanjut, Mimik memaparkan bahwa sinergi pentahelix yang mengolaborasikan pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, dunia usaha, hingga media akan membuat program pembangunan terasa lebih inklusif.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun pada momentum kemerdekaan ini terus berlanjut pada program-program penguatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat ke depan.
Ketika semua unsur bergerak bersama, tentu akan lebih banyak hal yang bisa kita lakukan untuk masyarakat. Pemerintah hadir, pendidik berperan, dan masyarakat ikut berpartisi, serta seluruh unsur media juga ikut mendukung.
“Inilah kekuatan kebersamaan yang terus kita bangun untuk Sidoarjo,” katanya.(mad)








