KEDIRI (RadarJatim.id) – Musibah KMP Virgo Transport 8 turut membawa duka bagi sejumlah keluarga di Kabupaten Kediri. Sedikitnya ada delapan warga Kediri tercatat menjadi korban dalam kecelakaan kapal di perairan Masalembo, Laut Jawa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan, dari delapan korban tersebut, empat telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dua lainnya ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara dua korban lainnya, dalam data yang diterima BPBD saat proses pencarian berlangsung, masih belum ditemukan.
“Sampai sekarang, jumlah korban tenggelam yang telah ditemukan ada empat dalam kondisi meninggal dunia, dua diketemukan hidup, dan yang belum ketemu dua orang,” kata Ariyanto, Selasa (29/9/2026).
Menurut Ariyanto, informasi mengenai korban diperoleh BPBD dari tim yang menangani proses pencarian dan penanganan korban. BPBD kemudian meneruskan koordinasi terutama berkaitan dengan proses pemulangan korban yang telah ditemukan ke Kabupaten Kediri.
Data Korban Terus Diperbarui
Perkembangan identifikasi korban membuat data korban asal Kabupaten Kediri terus mengalami pembaruan. Salah satunya adalah Tri Sutrisno (30), warga Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, yang sebelumnya masih dinyatakan belum ditemukan.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kemudian mengidentifikasi Tri pada Senin (28/9/2026). Tri menjadi salah satu dari 16 korban yang berhasil diidentifikasi dalam proses terbaru. Jenazah Tri dipulangkan ke Kabupaten Kediri pada Selasa (29/9/2026) dan kemudian dimakamkan di TPU setempat.
Sebelumnya, adik Tri, Aditya Firmansyah (20), juga telah ditemukan dan diidentifikasi. Jenazah Aditya tiba di rumah duka di Dusun Nanas, Desa Manggis, pada Jumat (25/9/2026). Keduanya berada di KMP Virgo Transport 8 untuk bekerja. Tri diketahui bekerja sebagai pengemudi truk, sedangkan Aditya sebagai kernetnya. (rul)







