SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMK Negeri 10 November Sidoarjo memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada warga sekitarnya. Kegiatan yang dikemas dalamn Bakti Sosial, merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur serta Road to Anniversary ke-16 SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo.
Beragam layanan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat secara gratis ini menyediakan berbagai macam layanan yang meliputi, layanan pijat bayi dan baby massage yang ditujukan khusus untuk anak-anak usia di bawah dua tahun. Ada juga pemeriksaan Cek Lab (Check Lab), yaitu pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kolesterol, golongan darah, hingga asam urat.
Menurut Ketua Seksi Acara, Cusnul Kotimah, S.Kep mewakili Ketua Panitia Azaliah Wijayanti S.Kep.Ners., Gr., menjelaskan ada yang menarik dalam kegiatan hari ini, yaitu screening gigi, yaitu pemeriksaan gigi gratis untuk anak-anak TK, pihak sekolah telah mendatangkan atau kerja sama dengan tim dokter gigi langsung dari Puskesmas Buduran.

“Yang melaksanakan kegiatan ini melibatkan langsung para siswa dan siswi dari jurusan keunggulan sekolah, terutama dari bidang Keperawatan dan Laboratorium Medik, di bawah bimbingan para guru dan tenaga medis,” jelas Cusnul Kotimah.
Kegiatan yang dikemas dalam ‘Bakti Sosial Kesehatan’ ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh warga sekitar. Salah satu warga Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Ibu Yuliasih (50), yang turut memeriksakan diri mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Saya periksa kadar gula, kolesterol, dan asam urat. Hasilnya ada yang tinggi, diabetesnya yang tinggi. Alhamdulillah bisa terpantau, dan sangat senang sekali, apalagi dilakukan secara gratis,” ungkap Ibu Yuliasih sambil tersenyum.
Warga lainnya, Dina asal Graha Kuncara, juga memanfaatkan fasilitas pijat bayi untuk anaknya yang berusia 9 bulan. Menurutnya, pelayanan pijat bayi dan baby massage di SMK Sepuluh Nopember ini sangat membantu, membuat anaknya lebih aktif, sehat, dan tidak gampang sakit.

Cusnul Kotimah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sekolah kepada masyarakat luas. “Kami berharap sinergi antara dunia pendidikan kejuruan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, serta memberikan manfaat langsung bagi kesehatan warga sekitar,” harapnya.(mad)








