SIDOARJO (RadarJatim.id) — Semangat berliterasi terus dikobarkan oleh SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo. Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah, SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Literasi Tenaga Pendidik melalui Penulisan Buku Antologi Pengalaman Mengajar pada Jumat (30/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, M.Pd., Kepala SMAN 1 Waru, Laila Mufida, S.Pd., M.Pd., Pengawas Pembina SMAN 1 Waru, Dr. Rukmini Ambarwati, M.Psi., serta narasumber sekaligus pembimbing literasi sekolah, Prof. Dr. Much Khoiri, dosen Fakultas Seni dan Bahasa Universitas Negeri Surabaya.
Sehingga kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem literasi yang produktif, kreatif, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Waru, Laila Mufida, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan salah satu tindak lanjut nyata dari hasil Rapor Pendidikan sekolah tahun sebelumnya, khususnya pada indikator literasi yang masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, penguatan literasi tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan membaca, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kemampuan menuangkan gagasan, pengalaman, dan pemikiran ke dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu, sekolah menghadirkan program pembinaan literasi bagi guru dengan pendampingan langsung dari Prof. Dr. Much Khoiri.

“Alhamdulillah, melalui proses pembinaan dan pendampingan tersebut, upaya yang telah dilakukan mulai membuahkan hasil,” tutur Laila Mufida.
Beberapa buku telah terbit diantaranya buku antologi pengalaman mengajar yang ditulis oleh Bapak dan Ibu guru dengan judul Ini Suara Guru Penulis, Memahat Karakter dan Mengukir Pengabdian, antologi puisi karya ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dengan judul Langkah Anggun Karya Berpadu, buku cerpen karya murid yaitu Cinta Al Madina dengan judul Tunas Rasa, buku pelajaran karya guru yaitu Dwi Upita Sari, S. Pd dengan judul Keterampilan Menyimak, buku cerpen karaya guru yaitu Shofiyatur Rohmatin dengan judul Anak Doa serta bulletin Sekolah Mamotaru (Media Aspirasi, Motivasi, dan Opini SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo) yang digarap oleh tim jurnalis sekolah.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa gerakan literasi di SMAN 1 Waru Sidoarjo mulai tumbuh dan berkembang menjadi gerakan bersama. Literasi tidak lagi menjadi tanggung jawab individu atau sekadar program sekolah, melainkan budaya yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga komunitas DWP.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh warga SMA Negeri 1 Waru atas upaya nyata dalam mengembangkan budaya literasi.
Ia menyampaikan pesan sederhana namun bermakna bahwa menulis pada hakikatnya adalah bercerita dalam bentuk tulisan. Setiap orang sesungguhnya memiliki cerita, pengalaman, dan pemikiran yang berharga untuk dibagikan.
“Melalui tulisan, cerita tersebut dapat diabadikan, dibaca, dan memberikan inspirasi bagi orang lain. Kegiatan menulis terus dijadikan sebagai budaya baik di sekolah. Jika pada awalnya menulis dilakukan karena keterpaksaan atau sebatas memenuhi kewajiban, maka secara perlahan kebiasaan tersebut harus ditumbuhkan menjadi sebuah kebutuhan,” pesannya.
Memasuki sesi inti, Prof. Dr. Much Khoiri sebagai narasumber sekaligus pembimbing literasi SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo memberikan penguatan materi yang dikemas secara inspiratif dan aplikatif. Dengan pengalaman panjangnya dalam dunia kepenulisan serta ratusan buku yang telah dihasilkan, ia membagikan berbagai motivasi, strategi, tips, dan trik menulis yang dapat diterapkan oleh para peserta.
Ia juga berharap agar obor niat menulis yang telah dinyalakan di SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo tidak berhenti setelah terbitnya buku antologi pertama. Sebaliknya, semangat tersebut harus terus dijaga dan dikembangkan melalui lahirnya karya-karya berikutnya, baik secara pribadi maupun kolaboratif.(mad)







