SIDOARJO (RadarJatim.id) Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Partai Gerindra, Ir.H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS) mendukung pengembangan Kampung Cabut Duri di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Kampung cabut duru selain bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar juga bisa menjadi jujugan wisata.
“Usaha pencabutan duri mampu meningkatkan nilai jual bandeng hingga empat kali lipat sekaligus. Ini membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar BHS disela kunjungannya di Kampung Cabut Duri, Desa Kalangangar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kunjungannya, Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini berdialog langsung dengan para pelaku ibu-ibu pencabut duri bandeng. Saat itu disampaikan jika bandeng segar dengan harga sekitar Rp 40 ribu per kilogram berisi enam hingga delapan ekor, setelah melalui proses pencabutan duri, setiap ekor bandeng dapat dijual sekitar Rp 15 ribu hingga Rp20 ribu.
”Artinya ada kenaikan nilai ekonomi kurang lebih empat kali lipat,” tambahnya.
Di Kampung Cabut Duri tersebut, ada sekitar 40an UMKM yang membuka jasa cabut duri. Setiap hari ratusan kilogram bandeng dilakukan cabut duri, dengan jasa per ekor ikannya berkisar Rp 1.500.

BHS juga menilai bandeng memiliki kandungan omega-3 yang sangat tinggi sehingga layak menjadi salah satu pangan unggulan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak.
Dengan konsumsi bandeng tanpa duri dapat membantu meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.
”Bandeng memiliki kandungan omega-3 yang sangat tinggi. Kalau durinya sudah dihilangkan, anak-anak hingga orang dewasa akan lebih senang mengonsumsinya. Ini baik untuk mendukung penurunan stunting,” tegasnya.
Disela kunjungan, BHS juga bakal membantu satu unit freezer untuk mendukung proses produksi dan penyimpanan bandeng, serta dua sepeda listrik untuk memudahkan aktivatas para ibu-ibu. Termasuk memberikan bantuan Rp 10 juta untuk mendukung UMKM.
Menurutnya, fasilitas freezer penting karena bandeng merupakan produk yang mudah mengalami penurunan kualitas sehingga membutuhkan rantai pendingin agar lebih awet dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua RW 04 Desa Kalanganyar Imam Syaifuddin, mengatakan berterima kasih dan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BHS kepada pelaku usaha di Kampung Cabut Duri di wilayahnya.
“Saat ini terdapat sekitar 40 UMKM aktif yang mengembangkan usaha pencabutan duri bandeng. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat pengembangan UMKM Kampung Cabut Duri sekaligus menjadi daya tarik wisata di Kalanganyar,” katanya. (RJ1)







