SIDOARJO (RadarJatim.id) — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo terus menggalakkan gerakan hidup sehat dan pemenuhan gizi, khususnya bagi kalangan remaja putri melalui kegiatan Aksi Bergizi. Langkah ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam mengedukasi pola makan sehat sekaligus mencegah potensi stunting sejak dini.
Salah satunya adalah telah mengunjungi atau meninjau langsung kegiatan makan berbigizi dan minum tablet tambah dari bagi remaja putri, di SMP Negeri 1 Sidoarjo, pada (4/8/2026) pagi di halaman sekolah. Sekaligus ada kegiatan Posyandu Remaja yang digagas sebuah industri ritail.
Hadir langsung Kepala Dinas Kesehatan dr. Laksmie Herawati Yuwanita, M.Kes bersama jajaran, Kabid Mutu Pendidikan, hadir pula Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono yang disambut langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Sidoarjo Matnuri, S.Pd M.Pd bersama jajarannya.
Usai memberi motivasi para siswi, dr. Laksmie menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan bukan merupakan inisiasi pembentukan Posyandu baru secara mandiri, melainkan bentuk penyesuaian dari konsep Posyandu Siklus Hidup yang menjangkau seluruh tahapan usia, mulai dari bayi hingga lansia.
“Posyandu yang dikembangkan Dinas Kesehatan pada dasarnya adalah Posyandu Siklus Hidup. Namun, karena ada kolaborasi serta penyesuaian sasaran untuk usia remaja, bentuk pelaksanaannya disesuaikan menyerupai Posyandu Remaja,” jelas dr. Laksmi.
Ia terangkan kalau fokus utama kami adalah edukasi pola makan dan aksi bergizi, dalam kegiatan ini meliputi, Gerakan Hidup Sehat, yaitu mengajak remaja menerapkan pola hidup dan konsumsi makanan bergizi seimbang.

Sarapan Bersama, yaitu untuk mengedukasi remaja pentingnya sarapan dengan porsi dan komposisi menu yang sehat (seperti menu MBG/Makan Bergizi Gratis). Juga edukasi lapangan, yaitu untuk memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya menghabiskan porsi makanan sehat demi kesehatan diri sendiri.
“Termasuk minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama, yaitu pemberian suplemen zat besi secara rutin untuk remaja putri,” jelasnya.
“Alhamdulillah, respon para siswi di lapangan dinilai sangat positif. Anak-anak terlihat antusias dan menghabiskan porsi makanan sehat yang disajikan sesuai ketentuan gizi anak,” ungkapnya.
Lanjutnya, program ini adalah untuk memberikan perhatian khusus kepada remaja putri. Memasuki usia remaja dan masa menstruasi, mereka tergolong kelompok yang rentan mengalami kekurangan zat besi atau anemia.
Makanya kami menghimbau untuk remaja putri harus rutin mengkonsumsi Tablet Tambah Darah sebanyak satu kali dalam seminggu. “Tujuannya mencegah anemia yang tidak disadari sejak remaja. Jika terbiasa sehat sejak dini, diharapkan saat mereka tumbuh dewasa, menikah, dan hamil kelak, risiko melahirkan anak stunting dapat ditekan secara signifikan,” harap dr. Laksmie.
Perlu diketahui, langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman kesehatan reproduksi bagi generasi muda ditunjukkan melalui kegiatan kolaborasi antara Indomaret, PT Softex Indonesia, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Acara edukasi ini digelar secara khusus bagi para siswi di SMP Negeri 1 Sidoarjo.

Kepala SMP Negeri 1 Sidoarjo Matnuri memberikan mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif ini. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, khususnya bagi remaja putri, menghadirkan pemateri dari kalangan medis yang memberikan pemahaman mendalam agar para siswi dapat menjaga diri dan kesehatannya secara optimal.
Selain sesi edukasi dan sosialisasi, PT Softex bersama Indomaret juga memberikan bantuan berupa sarana dan peralatan kesehatan untuk menunjang fasilitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP Negeri 1 Sidoarjo, serta pembagian produk pembalut Softex secara gratis kepada seluruh siswi.
Kehadiran para pejabat dan pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memberikan suntikan semangat serta motivasi tersendiri bagi para siswa-siswi. “Tak sekadar menghadiri kegiatan edukasi, interaksi ini diharapkan mampu menginspirasi para pelajar agar terdorong untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi masyarakat di masa depan,” harap Matnuri.(mad)







