• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Literasi

HISKI Luncurkan Buku Monumental ‘Seabad Setahun Asrul Sani’, Hadirkan Peta Besar Pemikiran dan Warisan Kebudayaan Indonesia

by Radar Jatim
5 Juni 2026
in Literasi
0
HISKI Luncurkan Buku Monumental ‘Seabad Setahun Asrul Sani’, Hadirkan Peta Besar Pemikiran dan Warisan Kebudayaan Indonesia
19
VIEWS

Oleh Tengsoe Tjahjono

Peringatan satu abad kelahiran sastrawan, budayawan, intelektual, sineas, dan tokoh kebudayaan Indonesia, Asrul Sani, menjadi momentum penting bagi dunia sastra dan kebudayaan nasional. Untuk mengenang serta menghidupkan kembali warisan intelektualnya, Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) akan menyelenggarakan Seminar Nasional Seabad Setahun Asrul Sani pada 9–10 Juni 2026 di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut sekaligus diluncurkan buku monumental Seabad Setahun Asrul Sani yang diterbitkan dalam dua jilid dengan total hampir 1.800 halaman: Jilid I setebal 960 halaman dan Jilid II setebal 824 halaman.

Asrul Sani lahir di Rao pada 10 Juni 1927. Namanya tercatat sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah kebudayaan Indonesia modern. Ia dikenal bukan hanya sebagai penyair Angkatan ’45, tetapi juga sebagai dramawan, penulis skenario film, intelektual kebudayaan, penggagas pemikiran humanisme Indonesia, serta salah satu perumus penting arah perkembangan sastra, teater, dan sinema Indonesia pascakemerdekaan. Melalui karya-karyanya, Asrul Sani menghadirkan pergulatan antara modernitas, tradisi, kemanusiaan, religiositas, dan identitas bangsa yang hingga kini tetap relevan dibaca ulang.

Ketua Umum HISKI, Novi Anoegrajekti, menjelaskan, bahwa penghargaan terhadap para pejuang sastra, seni, dan budaya merupakan bagian penting dari pembangunan peradaban bangsa. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan para pemikir dan pencipta kebudayaannya. Karena itu, Asrul Sani perlu terus dihadirkan dalam ruang akademik, ruang publik, dan ruang kebudayaan Indonesia agar gagasan-gagasannya tetap berdialog dengan generasi baru.

“Apresiasi terhadap para pejuang sastra, seni, dan budaya harus terus dilakukan. Asrul Sani bukan hanya milik sejarah sastra Indonesia, melainkan bagian dari sejarah pemikiran bangsa Indonesia. Melalui seminar dan penerbitan buku ini, HISKI berupaya menghadirkan kembali relevansi pemikiran dan karya-karyanya bagi kehidupan kebudayaan masa kini,” ujar Novi Anoegrajekti.

Lebih jauh, Novi menegaskan, bahwa kiprah HISKI tidak berhenti pada peringatan seabad Asrul Sani. Pada tahun 2027, organisasi ini telah menyiapkan dua proyek besar berskala nasional dan internasional, yakni penulisan sejarah sastra Indonesia yang komprehensif serta penerbitan buku tematik bersama penerbit internasional Springer yang melibatkan para sarjana sastra dan budaya dari berbagai negara.

Buku Seabad Setahun Asrul Sani sendiri merupakan salah satu proyek akademik terbesar yang pernah dilakukan HISKI. Puluhan profesor, peneliti, sastrawan, kritikus, budayawan, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi Indonesia terlibat dalam penyusunannya. Dari daftar isi yang tersaji, tampak bahwa buku ini tidak sekadar menjadi kumpulan tulisan penghormatan, melainkan sebuah ensiklopedia intelektual yang memetakan hampir seluruh aspek pemikiran dan kreativitas Asrul Sani.

Secara tematis, buku ini menghadirkan sedikitnya enam gugus besar kajian. Tema pertama adalah Asrul Sani sebagai intelektual kebudayaan Indonesia. Sejumlah tulisan membahas posisi Asrul dalam dialektika kebudayaan nasional, otonomi estetik, kritik ideologi, pembentukan identitas nasional, hubungan sastra dan politik kebudayaan, hingga peranannya sebagai sponsor literasi dan pembentuk ekosistem sastra Indonesia. Kajian-kajian tersebut menunjukkan bahwa Asrul bukan hanya pencipta karya, tetapi juga pemikir kebudayaan yang aktif membentuk arah perkembangan intelektual bangsa.

Tema kedua berfokus pada humanisme, religiositas, dan pemikiran filosofis Asrul Sani. Para penulis mengulas teologi progresif dalam puisi-puisinya, religiositas dalam Surat Kepercayaan Gelanggang, spiritualitas modern dalam puisi Mantera, hingga relasi antara iman, modernitas, dan eksistensi manusia. Dalam gugus kajian ini tampak jelas bahwa Asrul Sani memandang kebudayaan sebagai ruang perjumpaan antara kebebasan manusia, tanggung jawab moral, dan kesadaran spiritual.

Tema ketiga mengangkat jejak intelektualitas Asrul Sani dalam karya sastra. Berbagai tulisan menelaah drama Mahkamah, puisi Surat dari Ibu, cerpen Oktober 1945, hingga representasi gender, kesadaran ruang dan waktu, eksistensialisme, humanisme, serta kritik sosial dalam karya-karyanya. Kajian ini memperlihatkan keluasan wawasan Asrul dalam merespons perubahan sosial sekaligus kemampuannya menjadikan sastra sebagai medan refleksi intelektual.

Tema keempat adalah Asrul Sani dalam dinamika sastra Indonesia modern. Para penulis membahas posisi etis Asrul dalam pergulatan revolusi dan humanisme universal, perkembangan puisi Indonesia, hubungan sastra dan nasionalisme, ekologi sastra, hingga pembentukan narasi kebangsaan. Melalui berbagai perspektif teoritis kontemporer, Asrul ditempatkan sebagai salah satu figur kunci yang membantu membangun wajah sastra Indonesia modern.

Tema kelima menyoroti Asrul Sani sebagai pelopor sinema dan teater Indonesia. Bagian ini menelaah karya-karya film dan skenario yang ditulisnya, mulai dari Apa yang Kau Cari Adinda, Titian Serambut Dibelah Tujuh, Sitti Nurbaya, Lewat Djam Malam, hingga berbagai gagasan artistik yang membentuk perkembangan sinema Indonesia. Kajian juga menempatkan Asrul sebagai jembatan antara sastra, teater, dan film dalam sejarah kebudayaan Indonesia modern.

Tema keenam membahas realitas masyarakat dan nasionalisme dalam film-film Asrul Sani. Kajian mengenai Naga Bonar, Noesa Penida, dan berbagai film lainnya mengungkap persoalan identitas nasional, humor, heroisme, akulturasi budaya, relasi gender, hingga masa depan generasi muda Indonesia. Melalui pembacaan tersebut, tampak bahwa film-film Asrul tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang refleksi sosial dan politik kebangsaan.

Selain tulisan akademik, buku ini juga memperkaya perspektif pembaca melalui kesaksian keluarga, sahabat, dan para pelaku seni-budaya yang mengenal Asrul Sani secara langsung. Nama-nama seperti Taufiq Ismail, Hilmar Farid, Faruk, Melani Budianta, Putu Wijaya, Seno Gumira Ajidarma, dan Eros Djarot turut memberikan pandangan mereka mengenai sosok Asrul Sani dan kontribusinya bagi kebudayaan Indonesia.

Pada akhirnya, penerbitan Seabad Setahun Asrul Sani bukan hanya menjadi penghormatan kepada seorang tokoh besar, melainkan juga penegasan bahwa sastra dan kebudayaan merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa. Melalui hampir 1.800 halaman yang menghimpun suara para sarjana, sastrawan, seniman, dan budayawan Indonesia, buku ini menjadi monumen intelektual yang mendokumentasikan sekaligus menghidupkan kembali warisan Asrul Sani.

Sebagaimana semangat yang terus dijaga HISKI, mengenang Asrul Sani bukanlah sekadar memandang masa lalu, melainkan menyiapkan masa depan kebudayaan Indonesia yang lebih reflektif, humanis, dan berdaya cipta. {*}

*) Tengsoe Tjahjono, Sastrawan dan dosen FIB Universitas Brawijaya Malang. Peraih Penghargaan Bidang Sastra dari Gubernur Jawa Timur (2012), Anugerah Sutasoma dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (2017), Penghargaan 40 Tahun Berkarya dari Pemerintah melalui Badan Bahasa (2024), dan Anugerah Sabda Budaya dari FIB Universitas Brawijaya Malang sebagai Sastrawan Berdampak (2025).

Tags: Buku Seabad Setahun Asrul SaniHISKIWarisan Kebudayaan

Related Posts

Kolaborasi dengan HISKI dan Perpusnas, Pelaku Sanggar Pelakon Gelar ‘Seabad Setahun Asrul Sani’

Kolaborasi dengan HISKI dan Perpusnas, Pelaku Sanggar Pelakon Gelar ‘Seabad Setahun Asrul Sani’

by Radar Jatim
4 Mei 2026
0

JAKARTA (RadarJatim.id) -- Pelaku Sanggar...

Upaya HISKI Perluas Horizon Kajian Sastra dan Budaya melalui Penerbitan

HISKI dan Penulisan Sejarah Sastra Indonesia: Dari Proyek Akademik ke Gerakan Kultural

by Radar Jatim
18 Maret 2026
0

Oleh Tengsoe Tjahjono Penulisan sejarah...

Upaya HISKI Perluas Horizon Kajian Sastra dan Budaya melalui Penerbitan

Upaya HISKI Perluas Horizon Kajian Sastra dan Budaya melalui Penerbitan

by Radar Jatim
15 Maret 2026
0

Oleh Tengsoe Tjahjono Kegiatan penerbitan...

Load More
Next Post
Pokmas Erwe Limo Kedanyang Ciptakan Lingkungan yang Asri dan Sejuk, juga Produktif

Pokmas Erwe Limo Kedanyang Ciptakan Lingkungan yang Asri dan Sejuk, juga Produktif

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In