GRESIK (RadarJatim.id) — Sebagai pentuk kepedulian, kolaborasi Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, Baznas, Forum Zakat (FOZ), dan BPBD Kabupaten Gresik mendistribusikan air bersih di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Selasa (6/10/2026).
Sebanyak 50 tangki siap didistribusikan ke beberapa wilayah yang kesulitan air bersih akibat kemarau panjang. Ratusan warga pun menyambut antusias kedatangan 6 armada tangki air bersih dengan penuh rasa syukur.
Penyaluran ini dikawal langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, bersama Penyelenggara Zawa (Zakat dan Wakaf) Nelly Afroh untuk memastikan bantuan terbagi rata dan tepat sasaran.
Melalui semangat #KemenagBerdampak, Kemenag Gresik berkolaborasi dengan Baznas, Forum Zakat (FOZ) Gresik dan BPDB Gresik hadir mengawal pendistribusian air bersih agar pendayagunaan zakat dan infak dari lembaga amil zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak kemarau.
Sementara itu, menyikapi kondisi kekeringan di Kabupaten Gresik, Forum Zakat Gresik menyaalurkan 170 ribu liter air bersih di 4 Kecamatan, yaitu Balongpanggang, Benjeng, Duduksampeyan, dan Panceng.
“Sementara 4 wilayah ini yang meminta bantuan air bersih, Insya Allah kami akan salurkan lagi ke wilayah yang terdampak”. Ungkap Sholikhul Amin, Ketua Forum Zakat Gresik.
Salah seorang warga, Sholihah (30), warga Sirnoboyo Benjeng mengaku bersyukur menerima bantuan air bersih tersebut. Menurutnya, persediaan air di wilayahnya sudah mulai menipis.
“Alhamdulillah senang, dikarenakan persediaan air sudah menipis. Terima kasih bantuan air datang. Karena sudah hampir dua bulan di sini kekeringan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, sumber air yang tersedia di wilayahnya juga memiliki kendala. Air tersebut terasa asin dan kurang bersih untuk kebutuhan memasak maupun mandi.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Gresik, penyaluran bantuan air bersih juga telah dilaksanakan di sejumlah wilayah terdampak kekeringan lainnya di wilayah Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Duduksampeyan, dan Panceng. Pemkab Gresik terus melakukan koordinasi bersama berbagai unsur terkait dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. (sto)








