PASURUAN (RadarJatim.id) — Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan periode 2026/2027 resmi dilantik dan menggelar Rapat Kerja (Raker). Pelantikan dan Raker tersebut berlangsung di Gedung ITC Lantai 3, Jumat (4/9/2026.
Raker yang digelar “Membangun Komitmen, Menguatkan Kolaborasi, dan Mewujudkan HMPS PAI yang Berintegritas”. Hasil Raker diharapkan menjadi landasan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan amanah satu periode ke depan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Arju Nawafilaka, mengatakan, tema yang diusung bukan sekadar pemanis atau identitas acara semata. Lebih dari itu, ia merupakan prinsip dan harapan bersama. Ia mengingatkan, bahwa komitmen berarti memiliki kesungguhan penuh, tidak hanya sekadar formalitas kehadiran.
“Komitmen bukan hanya tentang hadir saat dibutuhkan, tetapi tentang tetap hadir ketika keadaan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kita boleh berbeda dalam cara berpikir, tetapi kita harus tetap satu dalam tujuan,” tandas Arju.
Selain menyoroti pentingnya komitmen dan integritas sebagai kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, Arju juga menekankan agar setiap perbedaan latar belakang dan pemikiran dapat menjadi kekuatan untuk saling melengkapi melalui kolaborasi. Lebih jauh, ia berharap dedikasi dan kontribusi pengurus kelak tidak sekadar dirasakan di lingkungan kampus saja, melainkan mampu menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Dukungan penuh turut disampaikan oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) PAI UNU Pasuruan, Ning Mukaromah, MPdI. Ia mengingatkan, pengurus baru diharapkan memahami filosofi dasar sebuah organisasi yang bergerak sebagai satu kesatuan organik.
“HMPS PAI adalah satu tubuh, setiap bagian memiliki peran dan setiap peran memiliki arti. Rawat kebersamaan, kuatkan sinergi, dan bergeraklah dalam satu visi,” pesannya kepada jajaran pengurus.
Sementara itu, Ketua Himpunan HMPS PAI terpilih, Burham, dalam pidato perdananya mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan HMPS sebagai ruang bertumbuh dan berkarya. Burham menaruh harapan besar agar organisasi tidak hanya terkesan ‘hidup’ saat ada kepanitiaan acara saja.
“Mari kita bangun HMP ini dengan semangat kolaborasi, kekeluargaan, dan tanggung jawab. Jangan sampai organisasi hanya aktif ketika ada kegiatan, tetapi jadikan HMP sebagai rumah bersama untuk berdiskusi, belajar, bergerak, dan memberikan solusi terhadap persoalan mahasiswa,” papar Burham.
Lebih lanjut, ia mendorong para pengurus untuk berani mencoba hal-hal baru dan membuang jauh-jauh ego pribadi maupun sektoral demi kemajuan organisasi. Menurutnya, keberhasilan HMPS PAI merupakan buah kerja kolektif yang pada akhirnya harus memberikan dampak positif yang seluas-luasnya. (uba)








