PASURUAN (RadarJatim.id) — Heningnya malam berubah menjadi momentum penuh gelora pada puncak rangkaian acara Orientasi Jurusan (Osjur) dan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.
Tepat pada sesi post-test yang berlangsung pada Minggu (6/9/2026) dini hari pukul 00.00 hingga 03.00 WIB, panitia menyelenggarakan agenda sakral berupa Pembacaan Sumpah Mahasiswa. Prosesi yang sarat makna ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU Pasuruan, Achmad Musairi, didampingi Sekretaris Pelaksana Kegiatan, Mbak Muir.
Peserta mengelilingi cahaya lilin, seluruh peserta dengan lantang menirukan bait demi bait Sumpah Mahasiswa. Suasana khidmat tersebut seakan mengukuhkan transisi mereka menjadi mahasiswa seutuhnya insan akademis yang tidak hanya dituntut untuk cerdas secara intelektual, tetapi juga tajam dalam menganalisis realitas sosial.
Tak berhenti di situ, tensi acara semakin memuncak ketika Ketua Pelaksana Kegiatan, Arju Nawafilaka dan Ketua HMPS PAI, Burham, mengambil alih panggung untuk menyampaikan orasi kebangsaan dan pergerakan.
Dalam orasinya, Arju Nawafilaka menekankan, bahwa kepekaan sosial adalah fondasi utama yang harus dimiliki sejak hari pertama bergelar mahasiswa.
“Kawan-kawan, sumpah yang baru saja menggema di kesunyian malam ini bukan sekadar hafalan lisan belaka! Ia adalah janji sakral kepada Tuhan, bangsa, dan almamater. Mulai detik ini, buka mata dan hati kalian. Jangan pernah merasa nyaman duduk di menara gading kampus, sementara di luar sana masih banyak rakyat yang terpinggirkan. Kepekaan sosial kalian diuji sejak malam ini!” teriak Arju di hadapan para peserta.
Melengkapi kobaran semangat tersebut, Ketua HMPS PAI, Burham, masuk ke tengah lingkaran mahasiswa dan menyampaikan orasi yang menyoroti beban tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai penyambung lidah rakyat.
“Sebagai mahasiswa, kita memikul beban tanggung jawab sosial yang sangat berat namun mulia. Kita adalah harapan rakyat! Jangan pernah menutup telinga dari jeritan mereka. Hak-hak masyarakat luas menanti untuk kita perjuangkan. Jadikan ilmu yang kalian pelajari di PAI sebagai senjata untuk menegakkan keadilan, membela yang tertindas, dan pada akhirnya mewujudkan aksi nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara! Hidup mahasiswa!” seru Burham.
Melalui pengukuhan, pembacaan sumpah, serta orasi pergerakan di malam puncak Osjur dan LKMM-TD ini, HMPS PAI UNU Pasuruan berharap, para kader barunya tidak hanya sekadar membawa seritifikat kegiatan, melainkan siap turun ke masyarakat untuk memperjuangkan keadilan dan membawa perubahan positif.
Rangkaian acara yang berlangsung intens ini kemudian dilanjutkan dengan agenda salat dan Istirahat, senam pagi, dan diparipurnakan dalam sesi penutupan menjelang siang hari. (uba)








