SIDOARJO (RadarJatim.id) – Anggapan bahwa sekolah pinggiran sulit bersaing di tingkat internasional kembali terpatahkan. MI Ma’arif Ketegan Bilingual Islamic School membuktikan bahwa lokasi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dunia.
Sebanyak 369 siswa madrasah tersebut berhasil meraih medali dalam ajang bergengsi International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC), sebuah kompetisi matematika internasional yang diikuti pelajar dari berbagai negara. Dari total raihan tersebut, siswa MI Bilingual Ma’arif Ketegan berhasil membawa pulang 46 medali emas, 158 medali perak, dan 165 medali perunggu.
Kepala MI Ma’arif Ketegan Bilingual Islamic School, Umi Salamah, mengaku sangat bersyukur dan bangga atas capaian luar biasa yang diraih para siswanya.

“Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Saya sangat bangga sekaligus bahagia melihat prestasi tingkat internasional yang telah diraih siswa-siswi kami. Keberhasilan meraih 369 medali dalam Olimpiade Internasional ini bukanlah sesuatu yang mudah dicapai,” ujar Senin (1/6/2026).
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, disiplin, serta semangat belajar para siswa yang didukung oleh bimbingan para guru dan peran aktif orang tua.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa dengan usaha yang sungguh-sungguh, siswa madrasah juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional,” tambahnya.
Umi Salamah menjelaskan, keberhasilan tersebut memberikan dampak positif yang besar bagi para siswa. Selain menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri, capaian itu juga memperluas wawasan serta membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dalam kompetisi yang lebih luas.
Bagi madrasah, raihan ratusan medali tersebut menjadi bukti kualitas pembelajaran yang selama ini diterapkan. Prestasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan berbasis madrasah yang mampu menghasilkan generasi unggul dan berdaya saing global.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan para siswa hingga meraih prestasi internasional.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh guru, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung perjuangan anak-anak kami. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama,” katanya.
Ke depan, pihak madrasah berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan semangat belajar.
“Semoga prestasi ini menjadi penyemangat dan teladan bagi teman-teman yang lain. Bagi yang kali ini belum mendapatkan medali, jangan berkecil hati. Tetap semangat belajar dan terus berusaha meraih prestasi yang lebih baik,” pungkasnya. (RJ/RED)




