SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo menorehkan prestasi gemilang melalui pencapaian salah satu siswanya yang sangat luar biasa. Dialah Muhammad Fatkhur Royyan, siswa kelas IX yang berhasil merampungkan setoran hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz, pada (6/11/2026) di Aula SMP Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo.
Pencapaian ini sekaligus menandai (langkah awal) sebagai siswa pertama di SMP Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo yang usianya baru lima tahun, bisa sukses mengantarkan siswanya hafalan 30 juz.
Kepala SMP Nurul Fikri Sukodono, Ustad Muammal Jasin, S.S M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam serta rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini. Ia juga memberikan tiga pesan penting bagi seluruh siswa yang hadir, yang rata-rata sudah tahfidz di atas satu juz hingga 20 juz.
Ustad Muammal menekankan bahwa setiap usaha dan perjuangan yang konsisten akan membuahkan hasil yang berbanding lurus dengan upaya yang diberikan. “Keberhasilan Muhammad Fatkhur Royyan diharapkan mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa lain untuk semakin semangat dalam menghafal Al-Qur’an,” pesannya.
Kedua, juga mengingatkan bahwa proses memuliakan Al-Qur’an akan mendatangkan kemuliaan dan kesuksesan dunia maupun akhirat. Apapun cita-cita para siswa di masa depan, prioritas utama tetaplah menjadi bagian dari ahli Al-Qur’an yang proses pembentukannya dimulai dari lingkungan sekolah, termasuk di SMP Nurul Fikri Sidoarjo.

“Dan pesan ketiga, pencapaian ini diharapkan tidak berhenti pada satu siswa saja, melainkan menjadi pemantik lahirnya generasi hafiz dan hafizah baru di masa mendatang,” harap Ustad Muammal Jasin.
Ustad Muammal_sapaan akrabnya juga menambahkan, kalau berdasarkan data pencapaian tahfidz tahun ini di sekolah kami, selain Muhammad Fatkhur Royyan yang menyelesaikan 30 juz, terdapat pula siswa-siswi lain dengan capaian hafalan bervariasi mulai dari 20 juz, 15 juz, 10 juz, hingga 8 juz.
Antusiasme para siswa juga terlihat dari banyaknya nama yang termotivasi untuk menyusul jejak pencapaian Royyan. “Melalui momentum ini, kami berharap tradisi mencetak generasi penghafal Al-Qur’an dapat terus berlanjut dan mengakar kuat, menjadikan para siswa tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga menjadi teladan berkarakter Qurani,” harap Muammal Jasin.
Sementara itu suasana kegiatannya penuh tangis haru dan rasa syukur menyelimuti aula SMP Nufi Sidoarjo. Saat-saat Royyan usai menyetorkan hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 juz, langsung sungkem kepada kedua orang tuanya, pasangan Moch. Hajar, S.Pi dan Dr. Rochmatul Hidayati, Sp. M hampir semua siswa putrid dan ustadzah meneteskan air mata, hingga isak tangis terdengar bergantian.
Hingga Ketua Yayasan Ponpes Ath-Thoyyibah Sidoarjo, Dr. Syaiful Arifin, S.S., M.Pd., pun menyampaikan apresiasi serta rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, momen ini merupakan sejarah baru bagi sekolah di usia yang kelima.
“Alhamdulillah, ini nikmat yang sangat besar bagi Mas Royyan beserta keluarga, ayah bundanya, serta bagi seluruh ustadz-ustadzah dan teman-teman di SMP Nufi Sidoarjo. Di usia sekolah yang kelima berjalan, alhamdulillah salah satu murid dari SMP Nufi Sidoarjo berhasil menyetorkan hafalan 30 juz,” ungkap Dr. Syaiful Arifin.

Dalam arahannya, Dr. Syaiful Arifin memotivasi seluruh siswa agar senantiasa bersemangat dan meneladani pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa dengan niat yang kuat, keseriusan, serta doa, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi seorang Hafiz Al-Qur’an.
“Ternyata bisa, di SMP Nufi bisa hafal 30 juz. Berarti semua bisa! Insyaallah bisa, walaupun mungkin ada yang 29 juz atau 28 juz. Yang penting, niatkan dan minta kepada Allah agar hafalannya dijaga,” pesannya kepada para siswa.(mad)








