SIDOARJO (RadarJatim.id) — Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru kelas X di SMA Negeri 1 Sidoarjo tahun ajaran baru 2026/2027 telah resmi berakhir.
Seluruh rangkaian kegiatan selama lima hari sudah berjalan dengan baik, aman, dan lancar berkat ke kompakan tim panitia dan guru-guru para pendamping.
Kepala SMA Negeri 1 Sidoarjo, Dra. Fety Susilawatie, M.Pd., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MPLS ini tetap mengacu pada peraturan yang berlaku, yakni Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Rangkaian acara tersebut telah ditata sedemikian rupa oleh panitia MPLS SMA Negeri 1 Sidoarjo agar memberikan manfaat maksimal bagi para peserta didik baru.
Sebagai langkah awal yang transparan, pihak sekolah sebelumnya juga telah melaksanakan sosialisasi terkait teknis pelaksanaan MPLS kepada orang tua dan siswa baru kelas X pada hari Jumat, 10 Juli 2026 yang lalu.
Untuk mengukur efektivitas dan kenyamanan peserta, pihak sekolah melakukan survei kepuasan yang diisi oleh para siswa setelah mengikuti kegiatan MPLS yang berlangsung selama 5 hari.
Berdasarkan hasil survei tersebut, mayoritas peserta memberikan respon yang sangat positif, di antaranya sikap dan Keramahan Panitia serta Pendampingan Anak OSIS mendapatkan penilaian 79 persen sangat baik.
Demonstrasi Ekstrakurikuler mendapatkan penilaian 95 persen sangat baik. Tour School (Pengenalan Lingkungan Sekolah), meraih angka 89 persen sangat baik dan menjadi salah satu jawara kegiatan yang paling disukai oleh seluruh peserta MPLS. “Meski demikian, kami tetap mencatat sedikit bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tutur Bu Fety_sapaan akrabnya.
Diantara kegiatannya ada Bazaar Ekstra kurikuler semua ekstra, dan ada tampilan beberap ekstra kurikuler. Hari terakhir kegiatan MPLS ditutup dengan sangat meriah melalui penampilan demo eskul. Urutan penampilan demonstrasi dari organisasi dan ekstrakurikuler yang tampil memukau antara lain dimulai dari OSIS MPK, Efos, Tari, Teater, Taekwondo, Pramuka, Dance, Band, hingga SKI.
Selain demo ekskul, acara penutupan juga dimeriahkan oleh panggung inagurasi yang menampilkan Tahuri, Aramba, Kolintang, Angklung, Kendang, Tifa, Saluang, Kecapi, Talempong, Rebab, Gamelan, hingga Sasando.

Bersamaan dengan itu, pengisian angket kepuasan juga dilakukan untuk memastikan MPLS berlangsung dengan ramah anak.
Pada puncak acara penutupan, suasana haru dan bangga menyelimuti sesi awarding atau penganugerahan. Pihak sekolah mengumumkan penghargaan untuk Gugus Terbaik serta Siswa dan Siswi Terbaik.
Tidak ketinggalan, reward khusus juga diberikan kepada peserta putra dan putri terbaik, serta apresiasi tinggi untuk kategori Gugus Terbaik yang tetap menunjukkan semangatnya hingga akhir acara.(mad)
Adapun pelaksanaan MPLS dan Bela Negara bekerjasama dengan,
1. Korps Marinir TNI AL (wawasan kebangsaan, bela negara & PBB)
2. Kurikulum dan cara belajar efektif (Waka kurikulum)
3. Wawasan Wiyata Mandala (Waka Humas)
4. Tata tertib sekolah (Waka kesiswaan)
5. Pengenalan lingkungan fisik sekolah/tour school (Waka sarpras)
6. Jauhi KKN dengan karakter Jumat Bersepeda KK (kepala sekolah)
7. Bebas narkoba, HIV/Aids (tim duta anti narkoba & duta peduli HIV/Aids Kab. Sda)
8. Kesehatan (Puskesmas Buduran)
9. Pengenalan senam khas Smanisda (guru OR)
10. Pengenalan ekstrakurikuler di Smanisda (tim ekstra kurikuler)







