• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Selasa, 16 Juni 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Esai/Kolom

Menulis sebagai Wahana Perjuangan Nasib

by Radar Jatim
16 Juni 2026
in Esai/Kolom, Literasi
0
Menulis sebagai Wahana Perjuangan Nasib

Much. Khoiri

9
VIEWS

Oleh Much. Khoiri

Tahun Baru Hijriyah 1448 H menjadi momentum refleksi di tengah krisis yang melanda negeri ini. Di tengah sulitnya menyuarakan protes di ruang publik, menulis menjadi wahana strategis untuk memperjuangkan nasib rakyat.

Tidak ada yang baik-baik saja, terlebih bagi masyarakat yang kesehariannya sulit.

Itulah kesimpulan yang tak terelakkan ketika melihat indikator sosial-ekonomi dalam enam bulan terakhir. Harga bahan pokok melonjak hingga 20-30 persen di sejumlah daerah, disusul kenaikan harga BBM yang memicu efek domino ke seluruh sektor. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menembus batas psikologis yang sebelumnya tak pernah terbayangkan.

Di sisi lain, ruang demokrasi menyempit. Aksi protes yang seharusnya menjadi hak konstitusional warga negara (konon akan) dihadapi dengan pengerahan aparat TNI, bukan sekadar polisi dalam koridor Kamtibmas. Itu akan menciptakan iklim ketakutan baru. Masyarakat berada dalam posisi terjepit: antara bersabar dalam keterdesakan dan berjuang di tengah risiko represi.

Namun, perjuangan tidak harus selalu monolitik. Dalam konteks keterbatasan ruang gerak fisik, menulis terbukti menjadi wahana yang efektif untuk memperjuangkan nasib kolektif.

Menulis: Sarana Dokumentasi dan Perlawanan

Secara historis, rezim-rezim pemerintahan di mana pun paling takut pada tulisan yang terdokumentasi dengan baik. Dalam konteks inilah, menulis memungkinkan masyarakat mencatat secara kronologis kenaikan harga dan menyuarakan dampaknya terhadap rumah tangga.

Selain itu, menulis juga bisa digunakan untuk mengkritisi kebijakan pemerintah dengan data dan argumentasi yang tertata, bukan hanya emosi dan anarki. Bahkan, menulis itu mampu membangun narasi alternatif yang tidak dikendalikan oleh mesin propaganda negara. Menulis menjadi ruang ketiga yang efektif.

Dalam konteks Indonesia pasca-reformasi, penting untuk diingat bahwa gerakan mahasiswa 1998 tidak hanya mengandalkan jalanan, tetapi juga pamflet, selebaran, buletin, dan jurnal-jurnal bawah tanah. Tulisan adalah amunisi jangka panjang yang tak bisa disita.

Menulis: Ruang Baru Perjuangan

Meskipun ruang digital juga mulai dibatasi oleh berbagai regulasi, media sosial, blog, platform artikel, dan layanan pesan masih menyediakan celah bagi warga untuk menuliskan kegelisahan mereka. Menulis tidak harus berbentuk opini panjang; bisa berupa catatan harian yang dibagikan secara terbatas, utas Twitter yang merekam kronologi, atau laporan warga yang dikirim ke jaringan jurnalis independen.

Yang terpenting, menulis dengan jelas menciptakan memori kolektif. Ketika media arus utama cenderung melakukan self-censorship, tulisan-tulisan warga menjadi arsip yang akan dibaca oleh generasi mendatang. Mereka akan tahu, bahwa pada tahun 1448 H ini, rakyat Indonesia tidak pasrah.

Berhijrah dengan Pena

Tahun Baru Hijriyah mengajarkan, bahwa hijrah adalah perpindahan menuju kondisi yang lebih baik, meskipun jalannya terjal. Saat ini, hijrah dapat dimaknai sebagai perpindahan strategi perjuangan dari mobilisasi massa yang berisiko tinggi ke mobilisasi literasi yang lebih berkelanjutan.

Pemerintah boleh memperkuat aparat di jalanan untuk bertindak represif. Namun, pemerintah tidak akan pernah bisa membekap semua pena yang menulis di kamar-kamar sempit, di warung kopi, di sudut-sudut kampus, dan di ruang-ruang digital yang tersebar tanpa batas.

Maka, di tahun baru Hijriyah ini, mari kita jadikan menulis sebagai wahana utama dalam perjuangan nasib, setidaknya menyuarakan aspirasi untuk kebaikan. Bukan karena kita lemah, tetapi karena kita cerdas. Bukan karena kita takut, tetapi karena kita sadar, bahwa perjuangan yang tak tercatat adalah perjuangan yang akan dilupakan oleh sejarah. {*}

*Much. Khoiri (nama pena Dr Drs Much. Koiri, MSi) adalah dosen Kajian Sastra/Budaya dan Menulis Kreatif di FBS Unesa, founder Rumah Virus Literasi, editor, penulis 81 buku, serta peresensi dan penulis esai lepas untuk berbagai media massa. Profil lengkap: https://muchkhoiri.com/2021/01/tentang-penulis/

Tags: menulisMuch. KhoiriPerjuangan Hidup

Related Posts

Sastra Tidak Pernah Lahir dari Kebijakan yang Baik

Sastra Tidak Pernah Lahir dari Kebijakan yang Baik

by Radar Jatim
1 Juni 2026
0

Oleh Much. Khoiri Ada keyakinan...

Perkembangan Terkini Menulis Kreatif

Menduniai Buku, Menjalani Tugas Editor

by Radar Jatim
11 Mei 2026
0

Oleh Much. Khoiri Entah sejak...

Menulis Resensi: Merayakan Buku, Merenungkan Makna

Menulis Resensi: Merayakan Buku, Merenungkan Makna

by Radar Jatim
4 Mei 2026
0

Oleh Much. Khoiri Menulis resensi...

Load More

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In