SIDOARJO (RadarJatim.id) Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Ir.H.Bambang haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS) membagikan ratusan bendera merah putih kepada warga, ojek online, tukang becak hingga sopir bemo. Kegiatan ini khusus dilakukan untuk menyemarakkaan dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke81 tahun.
Tak hanya membagikan secara gratis, BHS juga memasang langsung ke kendaraan lyn hingga kendaraan becak yang ada di stasiun Sidoarjo. Saat itu selain membagikan bendera, BHS juga menyerap aspirasi tukang becak, ojol hingga sopir bemo.
Dalam kesempatan itu, BHS mengusulkan agar pengemudi bemo dan angkutan sejenis mendapat kesempatan masuk dalam kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dikatakan, pengemudi transportasi kecil memiliki peran penting dalam menjaga konektivitas sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Pihaknya menegaskan keberadaan pengemudi transportasi memiliki kontribusi besar terhadap aktivitas masyarakat. Mereka tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga membantu distribusi barang dan logistik dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
“Mereka yang menggerakkan ekonomi, baik distribusi logistik maupun penumpang dari satu titik ke titik yang lain di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar BHS, Sabtu (15/8/2026).
Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini menambahkan pengemudi ojol saat ini telah memiliki peluang memperoleh manfaat dari status sebagai bagian dari komunitas UMKM. Seperti fasilitas akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp100 juta tanpa agunan dengan bunga yang relatif rendah.
“Sekarang ojol sudah masuk dalam satu komunitas UMKM. Manfaatnya banyak sekali, bisa mendapatkan KUR Rp100 juta tanpa agunan dengan bunga yang sangat rendah,”terangnya.
Peluang serupa semestinya juga diberikan kepada pengemudi bemo. Sebab pengemudi bemo sebagai pengusaha kecil yang bergerak di sektor transportasi dan memiliki kontribusi terhadap konektivitas serta kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kenapa bemo atau angkutan ini tidak bisa juga diikutkan? Ini akan saya usulkan kepada Menteri UMKM. Kita harapkan seluruh Indonesia, mungkin lebih dari 1,5 juta bemo yang ada, bisa diberikan kesempatan untuk masuk dalam kelompok UMKM,” tambahnya.
Pihaknya berharap, apabila pengemudi bemo dan angkutan sejenis dapat masuk dalam skema UMKM, mereka juga berkesempatan memperoleh berbagai fasilitas pemberdayaan, termasuk akses pembiayaan KUR. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengemudi.
Sementara itu, perwakilan pengemudi ojol, Kasdar, menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Bapak Ir.H.Bambang haryo Soekartono, M.I.Pol terhadap para pengemudi transportasi. Pihaknya berharap perhatian tersebut dapat berlanjut pada penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi pengemudi di lapangan. (RJ1)






