SIDOARJO (RadarJatim.id) — Menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Lembaga Pendidikan (LP) Al Falah Darussalam Tropodo (LPFDT) Sidoarjo dengan menggelar ajang bergengsi Lomba Inovasi Pembelajaran.
Kompetisi yang diikuti oleh seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan Al Falah Darussalam (LPFDT) Sidoarjo, mulai dari jenjang KB, TK, SD, SD ICP, hingga SMP, bertujuan untuk memacu kreativitas guru dalam menciptakan suasana belajar yang kreatif dan adaptif.
Kegiatan yang mengambil tema ‘Inobel Guru 2026’ dibawah naungan LPFD Sidoarjo dilaksanakan pada (7/7/2026) pagi, dan diikuti, sebanyak 13 kelompok dari berbagai bidang studi.
Seluruh kelompok memamerkan hasil karya Kelompok Kerja Guru (KKG) bidang studi mereka masing-masing dalam sebuah pameran stan yang interaktif. Setelah melalui proses seleksi ketat, terpilihlah 6 pemenang terbaik.
Adapun 13 kelompok tersebut terbagi ke dalam beberapa tim ahli, diantaranya Tim Al-Qur’an – 3 kelompok, Tim Bimbingan Konseling (BK) dan TIK, Tim IPA, Tim Matematika, Tim PJOK, Tim TK- 2 kelompok, Tim Bahasa Arab dan PAI, Tim Bahasa Inggris, Tim IPS dan PPKn, Tim Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.
Setiap kelompok mendapatkan kesempatan emas untuk mempresentasikan karya inovatif mereka langsung di hadapan dewan juri.
Acara terasa semakin spesial dengan kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd. langsung memberikan apresiasi yang luar biasa atas dedikasi dan karya besar para guru Al Falah Darussalam.

Dengan didampingi Direktur LPFDT, Ustadz Ali Efendi, MM, Kepala SMP Ustadz Jumain, Kepala SD 2 Ustadzah Juniati, Kepala SD 1 Ustadzah Nurul Hikmah, serta Manager SDM Ustadzah Eva Rini Mastuti, Dr. Netti berkeliling meninjau setiap stan pameran satu per satu memberikan penilaian sekaligus motivasi.
“Inovasi-inovasi yang dilahirkan oleh para guru di sini sangat luar biasa, dan patut diacungi jempol,” puji Dr. Netty di sela-sela kunjungannya ke stan peserta.
Dalam sambutannya, Direktur LPFDT, Ustadz Ali Efendi, MM, turut menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa karya-karya inovatif ini tidak boleh berhenti di pameran saja, melainkan wajib diimplementasikan di ruang kelas.
“Alhamdulillah, apresiasi besar untuk semua guru. Karya-karya hebat ini harus diaplikasikan secara nyata dalam pembelajaran demi menyongsong tahun ajaran 2026-2027. Kita semua harus berkomitmen untuk menjadi guru yang menyenangkan bagi anak didik,” tegas Ustadz Ali Efendi.(mad)






